Jika Hati Sudah Mendua, Layakkah Untuk Dicinta?



Cinta adalah tentang rasa dan tentang hati antara dua insan manusia. Cinta, pada hakekatnya adalah kebahagiaan. Seseorang yang mencintai kita akan berusaha untuk selalu membahagiakan kita. Karena saat kita bahagia, dia adalah orang yang lebih bahagia. Cinta adalah cerita tentang dua hati, saling melengkapi, menerima dan memahami. Jika hati telah terbagi, layakkah untuk dicinta?

Sulit dimengerti bagaimana mendua hati disebut cinta. Cinta itu adalah rasa yang murni. Rasa ingin memiliki, rasa ingin bersama, dan rasa ingin bahagia. Setiap manusia hanya memiliki satu hati, itulah sebabnya cinta juga hanya memiliki satu nama.

Jika cinta yang ada tak mampu membuatmu berhenti mencari, maka lepaskan saja. Akan sangat menyakitkan jika saat kamu mencari, ada seseorang yang setia menantimu. Hati tercipta untuk kehidupan bukan untuk permainan. Adillah untuk satu hati, tidak serakah dengan dua atau bahkan banyak hati.

Dan tentang harapan, berilah jika memang hati bersedia. Dalam setiap kisah, harapan akan selalu menjadi obat bagi setiap keputusasaan. Akan tetapi tak jarang harapan itu juga akan menjadi racun yang mematikan. Berharaplah jika memang dia pantas diharapkan, dan berilah harapan itu jika kamu dan hatimu benar-benar menginginkannya.

Cinta adalah kisah yang membahagiakan sekaligus menyedihkan. Cinta tak pernah salah, karna cinta itu benar adanya. Jangan pernah menyalahkan cinta, tapi salahkan dirimu yang tidak pernah tahu arti cinta yang sesungguhnya.




Jangan pernah mengharapkan seseorang yang bahkan menyerahkan separuh hatinya pada orang lain. Lepaskan, karena memaksakan diri untuk bersamanya bagaikan memeluk kaktus berduri. Semakin erat pelukanmu, maka akan semakin sakit yang kamu rasakan. Jangan pernah takut untuk melepas, jika memeluk pun membuatmu terluka. 

Jika Hati Sudah Mendua, Layakkah Untuk Dicinta? Jika Hati Sudah Mendua, Layakkah Untuk Dicinta? Reviewed by slazhpardede on June 21, 2016 Rating: 5