Menerima Apa Adanya, Yakin?


“Aku menerima kamu apa adanya. “

Pernah mendengar kalimat diatas? Kira-kira siapa yang sering mengatakannya? Hmm.. iyah benar sekali, sudah pasti jawabannya adalah ‘pacar’. Tapi apakah kamu paham arti dari “Menerima apa adanya” ?

Menerima apa adanya bisa diartikan secara sederhana yaitu menerima sebagaimana adanya dirinya. Namun jika diperluas “apa adanya” mengandung banyak pengertian, terlebih kata dengan “menerima”.


Setiap orang diciptakan berbeda satu sama lain, dan setiap orang memiliki sisi baik dan buruknya masing-masing. “Apa adanya” berarti dirinya yang sebenar-benarnya, termasuk fisik dan kepribadiannya, Sifat dan karakternya, dan juga lingkungan sekitarnya. “Menerima” berarti bagaimanapun dirinya kamu akan tetap menerima. Dan itu artinya tanpa mengubah apapun atau tidak dengan harapan menjadi seseorang yang kamu inginkan.

Salah satu faktor terbesar gagalnya sebuah hubungan adalah ketidak mampuan untuk menerima apa adanya. Ketika kamu mulai tertarik dengan seseorang, kamu lupa bahwa itu hanya beberapa dari dirinya yang kamu suka. Masih banyak hal yang mungkin belum kamu ketahui. Namun akan dengan sangat mudah kamu mengatakan, “Aku terima kamu apa adanya.

Dan ketika hubungan berjalan, perlahan sifat atau karakternya mulai membuatmu tidak nyaman. Lalu kamu mencoba untuk mengubahnya dengan dalih “Agar hubungan ini baik-baik saja, aku gak mau kamu begini.. kamu begitu.. Aku sayang sama kamu, aku ingin kamu lebih baik lagi.. bla bla bla..”

Pada akhirnya “Menerima apa adanya” hanya bermakna keegoisan. Kamu hanya ingin meyakinkan dia agar hubungan itu bisa terjalin. Ketika dia tidak seperti yang kamu inginkan, kamu akan dengan mudah mengatakan “Kamu udah berubah” atau “Kita udah gak cocok, kamu begini... aku begitu... bla bla bla..” Padahal tidak ada yang berubah, dia hanya menjadi dirinya sendiri, apakah itu baik atau buruk, itulah dirinya apa adanya. Dan saat kamu sadar bahwa ternyata dia bukan seperti yang kamu harapkan, maka cinta berakhir dengan luka.

Jadi, saat kamu jatuh cinta, pahami terlebih dahulu siapa orang yang sedang menarik perhatianmu itu. Apakah dia sosok yang kamu harapkan? Mengenal lebih banyak tentangnya, baik dan buruknya akan membantumu meyakinkan diri apakah ketertarikanmu layak dijadikan alasan untuk menjalin hubungan.

Menerima apa adanya tidak semudah mengucapkan. Ketika kamu memutuskan untuk menerima apadanya, maka kamu tidak berhak untuk mengubah apapun dalam dirinya. Kamu hanya cukup memahami dan menerima bahwa itulah dia.


Menerima Apa Adanya, Yakin? Menerima Apa Adanya, Yakin? Reviewed by slazhpardede on June 29, 2016 Rating: 5