4 Alasan Ini Pasti Membuatmu Berpikir Dua Kali Untuk Menikah Muda


Menurut penelitian, usia tepat untuk menikah adalah 25 – 30 tahun. Usia tersebut sudah memasuki usia matang baik dalam hal fisik maupun mental. Menikah bukanlah tentang hubungan yang menyatukan dua hati, tetapi juga dua pikiran, dua karakter dan bahkan dua keluarga. Itulah sebabnya menikah disarankan bagi orang-orang yang memang sudah siap secara mental.

Tetapi meskipun demikian, banyak pasangan yang memilih menikah diusia muda dengan beberapa pertimbangan. Salah satunya adalah pertimbangan kesehatan rahim. Sudah pasti tujuan utama pernikahan adalah memiliki keturunan, oleh karena itu bagi wanita disarankan untuk menikah sebelum memasuki usia 30 tahun.



Tetapi dibalik alasan itu sebuah, beberapa hal ini bisa kamu pertimbangkan sebelum menikah muda.

1. Menikah diusia muda, usia dimana kamu ataupun pasangan belum masuk kategori dewasa secara pemikiran, apakah kalian siap menghadapi rumitnya biduk rumah tangga?

Menikah muda, berarti usia sekitar 20an. Usia dimana kamu dan pasangan masih labil. Mungkin menurut kalian selama pacaran kalian bisa saling menerima dan mengerti satu sama lain, kalian berpikir bahwa kalian sudah cukup dewasa dan mampu mengatasi masalah. Itu terbukti dari hubungan kalian yang baik-baik saja. Namun pacaran dan pernikahan adalah hubungan yang sangat berbeda. Masalah yang kalian hadapi pada saat pacaran bukanlah masalah jika dibandingkan dengan permasalahan rumah tangga. Menikah sama dengan selamat datang masalah, dan masalah bukan hanya tentang kalian berdua tetapi akan melibatkan banyak orang termasuk keluarga.

2. Menikah diusia muda, usia dimana kamu dan pasangan belum memiliki finansial yang stabil atau mungkin saja masih dalam proses menyelesaikan pendidikan, lalu bagaimana kalian bisa memenuhi kebutuhan rumah tangga?

Hal yang paling penting dalam membina rumah tangga adalah finansial yang stabil. Bukan tentang kaya, tetapi tentang keuangan yang stabil. Menikah adalah membina keluarga baru, sudah pasti akan ada anak. Sebelum memiliki anak mungkin tidak akan banyak pengeluaran. Tetapi ketika kalian sudah dianugerahi anak, maka bersiaplah untuk pengeluaran yang luar biasa. Dari mulai di kandungan hingga dia menikah kalian akan bertanggung jawab secara finansial dan mental. Sudah siapkah? Dan satu lagi, pendidikan itu mahal, setiap orang tua pasti menginginkan yang terbaik untuk anaknya, bagaimana dengan anakmu kelak?

3. Menikah diusia muda, usia dimana kamu masih ingin menikmati masa mudamu tetapi harus menjadi ibu atau kepala rumah tangga

Masa muda itu sekali seumur hidup, jadi jangan pernah menyia-nyiakan masa mudamu. Karena tidak ada yang bisa kamu ulang ketika kamu sudah tua. Menikah muda berarti kamu mengorbankan masa mudamu. Masa dimana seharusnya kamu lagi senang-senangnya meniti karier, berpetualang, traveling keliling dunia, menikmati keseruan bersama teman-teman, tetapi kamu harus mengurus anak dan suami atau bahkan mertua. Sudah siapkah kamu?

4. Menikah diusia muda, berarti kamu sudah tidak bisa lagi bermanja-manja sama orang tua

Hal yang paling menyenangkan adalah saat kamu bisa bermanja-manja dengan orang tua. Tetapi jika kamu sudah menikah bahkan diusiamu yang sebenarnya masih ingin menikmati saat-saat seperti itu, maka kamu harus bisa membatasi diri. Kamu sudah memiliki suami, terima atau tidak kamu harus memaksa diri menjadi sosok yang dewasa. Mungkin masih bisa manja, tetapi tidak semanja saat kamu masih single.

4 Alasan Ini Pasti Membuatmu Berpikir Dua Kali Untuk Menikah Muda 4 Alasan Ini Pasti Membuatmu Berpikir Dua Kali Untuk Menikah Muda Reviewed by slazhpardede on July 19, 2016 Rating: 5