Anak Pertama, Harus Tahan Banting dan Bermental Baja

Anak pertama adalah anak paling istimewa. Dia istimewa karena dia harus memiliki banyak peran dalam keluarga. Terlahir menjadi anak pertama benar-benar menjadikanmu pribadi yang luar biasa. Anak pertama, anak yang kelahirannya sangat dinanti oleh semua orang. Begitu banyak cinta yang akan dia dapatkan, begitu banyak kebahagiaan yang akan dia ciptakan. Kelahirannya mampu mengubah banyak hal dalam rumah.



Tapi dibalik itu semua, ada harapan besar yang diserahkan kepada Anak Pertama. Harapan yang akan selalu mendampingi seumur hidupnya. Terkadang itu menjadi beban, tapi terkadang pula harapan itu menjadi sumber kekuatan.

Sosok pemimpin yang disandang anak pertama, menuntutnya menjadi pribadi yang dewasa sekaligus bijaksana. Jika Ayah adalah President, maka anak pertama adalah Wakilnya. Jika Ibu Adalah Komandan, maka anak pertama adalah kaptennya. Orang tua sebagai acuan untuk kepemimpinan, dan anak pertama sebagai satu-satunya perwaris tunggal kepemimpinan tersebut.


Tentang kasih sayang, anak pertama akan mendapatkan cinta terbesar. Hal tersebut memang suatu kebanggaan, saat cinta yang dia dapatkan begitu besar. Namun cinta yang besar itulah yang akan dia bagikan pula pada adik-adiknya. Cinta itu tidak serta merta menjadi miliknya, saat orang tua memberikan cinta sebesar itu, mereka juga memberikan harapan bahwa cinta sebesar itu pula yang akan di berikan kelak.




Anak pertama, menjadi satu tolak ukur untuk anak kedua dan berikutnya. Artinya dia harus benar-benar bisa menjadi sesorang yang berhasil agar bisa menjadi contoh untuk adik-adiknya. Dan itulah salah satu alasan mengapa orang tua begitu berniat untuk pendidikan dan masa depan anak pertamanya. Bukan berarti anak berikutnya diabaikan, tetapi agar anak berikutnya bisa memiliki semangat untuk berhasil seperti anak pertama.

Tentang hati, anak pertama dituntut memiliki hati yang besar agar mampu memeluk adik-adiknya. Agar mampu menggantikan sosok orang tua jika kelak orang tua sudah tidak ada lagi. Anak pertama harus mampu mengesampingkan ego untuk bisa mendampingi adik-adiknya.

Sosok yang lebih dewasa juga mengharuskannya agar mampu menjadi pemecah masalah. Bukan hanya masalahnya, tetapi semua masalah yang ada dalam keluarga. Dialah yang diharapkan menjadi seseorang yang bijak dalam menyelesaikan masalah.


Anak Pertama, Harus Tahan Banting dan Bermental Baja Anak Pertama, Harus Tahan Banting dan Bermental Baja Reviewed by slazhpardede on July 11, 2016 Rating: 5