Karena Memaksakan Cinta Sama Seperti Bunuh Diri

Setiap orang berhak mencintai dan dicintai, namun mencintai seseorang bukan berarti dia juga harus mencintaimu. Begitu pun sebaliknya, dicintai oleh seseorang bukan berarti kamu juga harus mencintainya. Mencintailah jika kamu benar-benar jatuh cinta, jangan pernah memaksakan diri untuk mencintai atau pun dicintai.




Setiap hati akan memilih pasangannya masing-masing, karena mereka tahu hati mana yang seharusnya mereka tuju. Sekeras-kerasnya hatimu memaksakan diri untuk mencintai dan dicintai, pada akhirnya cinta akan pergi juga. Semakin kamu memaksakannya semakin kamu akan terluka. Tidak akan pernah ada yang bisa memisahkan cinta yang telah ditakdirkan bersama. Pun tidak akan ada yang bisa menyatukan cinta yang memang bukan takdirnya.

Jika cintamu tak berbalas, maka belajarlah untuk menerima bahwa cinta terkadang butuh waktu untuk menemukan hati yang tepat. Dan jika cinta yang datang tak mampu kamu terima, maka jujurlah agar hati tak terluka terlalu lama.

Karena memaksakan cinta sama seperti bunuh diri. Ia akan menyakitimu dan perlahan-lahan membunuhmu, membunuh hatimu yang sebenarnya tidak bersalah namun menjadi korban karena sebuah ego yang mengatasnamakan cinta untuk memiliki. Bukan hanya hatimu, dia yang dengan terpaksa menerima cintamu juga akan terluka karena hatinya tidak akan pernah menerima cinta yang bukan miliknya.

Cinta memang harus memiliki, tetapi memiliki hati yang benar-benar saling mencintai. Saat cinta tak bisa dipaksakan, saat itulah cinta tak harus memiliki. Cinta yang tulus adalah cinta yang mengutamakan kebahagian, ketika bahagianya bukan denganmu maka berilah dia jalan untuk menemukan kebahagiannya.


Karena Memaksakan Cinta Sama Seperti Bunuh Diri Karena Memaksakan Cinta Sama Seperti Bunuh Diri Reviewed by slazhpardede on July 11, 2016 Rating: 5