Ketika Hati Masih Tertinggal Di Masa Lalu, Hadirku Pun Tak Mampu Memelukmu

Cinta terkadang lemah bila diperhadapkan dengan masa lalu. Ketika hati masih terpaut disana, maka cinta yang saat ini sedang terjalin hanyalah akan memberi luka. Bukan tentang apa yang kamu rasakan saat ini, tetapi tentang apa yang masih kamu harapkan. Meski memberi hati, namun setengahnya masih mengharapkan dia untuk kembali.





Dan cinta ini, hanyalah menunggu keberuntungan, saat ia tak kembali maka aku tetap disini. Tetapi saat ia akhirnya memilih untuk kembali, maka aku harus melangkah pergi. Lalu apa artinya semua ini? Inikah yang disebut cinta separuh hati? Tidakkah hati yang tertinggal itu seharusnya kamu bawa lari?

Sejuta tanya namun tak pernah ada jawaban, seakan ini hanyalah permainan waktu. Hatimu menetap untuk masa lalu, tetapi jiwamu ada disini. Saat aku berfikir bahwa ini adalah cinta, tapi bagimu ini hanyalah keberuntungan. Keberuntungan yang memberimu kesempatan untuk membalut luka tapi tanpa sadar memberi luka yang baru. 

Hidup yang dihantui masa lalu adalah hidup yang tidak pernah memiliki harapan. Masa depan selalu menawarkan hidup yang lebih baik. Bukan tentang seberapa indah atau seberapa menyakitkan masa lalumu, tetapi tentang seberapa jauh kamu sudah melangkah dari situ. Haruskah kamu berbalik arah dan kembali kesana?

Terlepas dari apa yang tersisa dari masa lalu, dia tetaplah masa lalu dan sudah berlalu. Berhenti mengharapkan waktu berputar untuk kembali ke masa lalu, karena apa pun itu tidak akan ada yang bisa dirubah disana.



Ketika Hati Masih Tertinggal Di Masa Lalu, Hadirku Pun Tak Mampu Memelukmu Ketika Hati Masih Tertinggal Di Masa Lalu, Hadirku Pun Tak Mampu Memelukmu Reviewed by slazhpardede on July 13, 2016 Rating: 5