Hati Juga Berhak Lelah Jika Cinta Selalu Menawarkan Luka


Terkadang cinta memang menawarkan kekecewaan, meskipun menyakitkan setidaknya rasa kecewa itu mengajarkan kita agar hati-hati dalam meletakkan harapan. Memang benar, hidup adalah tentang berharap karena hidup tanpa harapan adalah sia-sia. Tetapi ada saatnya harapan itu seharusnya tidak pernah ada.



Tak ada manusia yang sempurna, dibalik segala kelebihan akan selalu ada kekurangan. Hati pun demikian, bahkan hati adalah tempat terbanyak untuk kekurangan. Karena tiada hati yang sedemikian kuat untuk menanggung segala luka. Dibalik semua ketegarannya, hati juga memiliki sisi rapuhnya. Bahkan dengan sentuhan lembut bisa hancur berkeping. Ada kalanya hati juga berhak lelah dengan segala luka yang ditawarkan oleh cinta.

Bukan membenci cinta, hanya saja hati berrhak mendapatkan waktu untuk berhenti sejenak. Setelah sekian lama berjuang namun tak pernah mendapatkan cinta yang sesungguhnya, hati juga bisa lelah. Jika hati memiliki air mata, mungkin tangisannya lebih kuat. Jika hati bisa bicara, mungkin banyak hal yang ingin ia katakan. Namun ia hanya bisa bungkam dan menahan segalanya.

Mungkin memang harus begini adanya, mungkin memang harus lelah dulu baru mau berhenti. Hati yang begitu kuat dengan sejuta harapan akan berhenti ketika ia lelah berharap. Hati yang begitu keras ingin berjuang akan berhenti ketika ia lelah diabaikan. Hati yang begitu tegar menerima akan berhenti ketika luka yang ia terima terlalu perih.

Tidak ada yang sempurna, pada akhirnya semua yang kuat akan lemah juga. Bukan tentang cinta yang sudah diperjuangkan sekian lama, bukan pula tentang segala pengorbanan yang diberikan, tetapi tentang hati yang seharusnya berhak untuk cinta.

Hati Juga Berhak Lelah Jika Cinta Selalu Menawarkan Luka Hati Juga Berhak Lelah Jika Cinta Selalu Menawarkan Luka Reviewed by slazhpardede on August 21, 2016 Rating: 5