Ketika Kau Datang Bersama Bersama Penyesalanmu, Sulit Bagiku Untuk Memulai Kembali


Kepercayaan itu ibarat cermin, jika kau pecahkan maka sebaik apapun rupamu tidak akan terlihat sempurna di kepingan cermin tersebut. Maka jangan sesekali merusak kepercayaan yang dengan tulus diberikan. Untuk kepercayaan, tidak akan pernah ada kesempatan kedua.



Setelah semua dustamu, masihkah ada alasan untuk bertahan? Setelah semua pengkhianatanmu, masihkah kau layak untuk dicinta? Jika kau menyesal melakukannya, maka aku lebih menyesal mencintaimu. Ketika kejujuran sudah tak berarti, maka hati juga pantas memilih untuk pergi. Ketika kepercayaan sudah tak ada lagi, maka cinta pun sudah tak berarti.

Aku memilih untuk menangis jika memang semua ini harus ku lalui. Tak ada hal yang bisa dirubah jika kepercayaan sudah sirna. Aku memilih untuk memalingkan wajah dan tak melihatmu lagi, karena senyumanmu hanya akan mebuat sesalku semakin dalam. Aku tak pernah berharap cinta ini berakhir seperih ini, namun pada akhirnya  hati juga akan menguatkan diri untuk setiap lukanya.

Ketika kau datang bersama penyesalanmu, sulit bagiku untuk memulai kembali. Karena aku sudah terlebih dahulu menyesali cinta yang pernah ku berikan untukmu. Maka jika kau kembali, aku memilih untuk tetap memalingkan wajah. Bukan tentang kesalahan yang telah kau sadari, bukan pula tentang maaf yang telah ku berikan, tetapi tentang hati yang tidak memiliki ruang untuk cintamu lagi.

Pergilah dan bawa penyesalan itu bersamamu. Kubur dalam-dalam kenangan yang ada agar hatimu tak lagi terluka karena rasa bersalahmu. Aku hanya akan tetap memalingkan wajah dan tak ingin melihatmu lagi. Ada harga yang harus dibayar untuk setiap perbuatan. Dan kehilangan hati yang sejatinya tulus mencintaimu adalah harga yang pantas kau bayar untuk setiap pengkhianatanmu.

Jangan pernah kembali meski hatimu menginginkannya. Karena aku telah memampukan hatiku untuk melupakanmu. Hiduplah dengan jalanmu sendiri, lupakan bahwa kita pernah bersama. Cinta itu terlalu indah untukmu yang tak pernah mampu menghargainya. 

Ketika Kau Datang Bersama Bersama Penyesalanmu, Sulit Bagiku Untuk Memulai Kembali Ketika Kau Datang Bersama Bersama Penyesalanmu, Sulit Bagiku Untuk Memulai Kembali Reviewed by slazhpardede on August 16, 2016 Rating: 5