Jika Dengan Bersamamu Aku Harus Melukai Orang Lain, Maka Aku Memilih Untuk Sendiri


Aku memang bukan malaikat yang memiliki hati mulia untuk tidak melukai orang lain. Aku hanya manusia biasa yang terkadang tanpa sadar juga menyakiti orang lain. Tetapi menyadari ada luka yang ku berikan pada orang lain untuk bahagiaku, mungkin aku juga tidak berhak untuk bahagia itu.

Bukan tentang kebahagiaanku, tetapi tentang luka yang sama yang juga pernah aku rasakan. Ketika kehadiran seseorang memberikan luka, itu cukup menyakitkan. Aku tak berhak melukai siapapun. Bahkan jika mencintai memang harus terluka, aku tetap tidak berhak melukai siapapun.

Mencintai bukanlah kesalahan, tetapi memaksakan diri untuk dicintai adalah kesalahan yang bukan hanya menyakiti orang lain tetapi juga diri sendiri. Namun seseorang yang sedang jatuh cinta akan sulit menyadarinya hingga pada akhirnya dia terluka.

Jika dengan bersamamu aku harus melukai orang lain, maka aku memilih untuk sendiri. Bukan karena aku tidak mencintaimu, tapi karena aku ingin mencintai dengan tenang. Aku hanya menginginkan hubungan yang dimulai dengan secuil kebaikan bukan dengan bongkahan luka yang akan menyakiti orang lain. Karena bahagia diatas air mata seseorang tidak akan berlangsung lama.

Mungkin ini hanya tentang waktu, ketika ia telah mampu menerimanya maka semua akan baik-baik saja. Tak ada yang perlu dipaksakan, ketika keadaan tidak mengizinkan maka menurutlah pada sang waktu. Jika memang kamu adalah bahagiaku, pada akhirnya sang waktu juga akan berpihak pada kita.

Tak perlu melukai orang lain untuk bahagia. Karena sejatinya bahagia itu adalah tanpa luka. Aku tak ingin dibenci oleh siapapun bahkan atas apa yang sebenarnya adalah hakku. Dan aku tak ingin membenci siapapun, karena hal yang paling ku benci hanyalah kebencian.

Jika Dengan Bersamamu Aku Harus Melukai Orang Lain, Maka Aku Memilih Untuk Sendiri Jika Dengan Bersamamu Aku Harus Melukai Orang Lain, Maka Aku Memilih Untuk Sendiri Reviewed by slazhpardede on September 07, 2016 Rating: 5