Pacaran Tapi Jadi Pengemis Cinta? Mending Putus Aja Deh !


Tidak ada orang yang menderita karena cinta, sudah pasti semua para pecinta sejati menginginkan kebahagiaan. Namun bagaimana caranya agar kamu bisa bahagia dengan cinta? Pilihnya orang yang tepat untuk dicintai! Memang benar, kamu tidak bisa memilih kepada siapa kamu akan jatuh cinta. Tetapi kamu bisa memilih dengan siapa kamu akan 'berpacaran' atau bahkan 'menikah'. "Gimana mau pacaran sama dia kalau aku gak cinta?" Kalau pertanyaannya dibalik, "Gimana kamu mau pacaran sama dia kalai dia gak cinta sama kamu?" Bisa dijawab?

Jawaban itu adalah salah satu alasan kenapa kebanyakan orang memilih berpacaran dengan orang yang mencintainya, bukan dicintai. Jatuh cinta itu memang indah, tetapi sebelum kamu memutuskan untuk berpacaran dengannya adalah bijak jika kamu mengenal orang seperti apakah dia yang kamu cintai. Tidak akan jadi masalah jika dia juga mencintaimu atau dia ingin belajar mencintaimu. Karena pada dasarnya cinta mampu meluluhkan hati yang keras. Namun bagaimana jika orang yang kamu cintai itu berpacaran denganmu hanya karena menginginkan 'sesuatu'? Jangan lupa bahwa cinta itu adalah buta, itulah sebabnya kenapa banyak yang menderita karena cinta. Bukan karena cinta yang salah, tetapi karena kamu menempatkan cinta pada hati yang salah. Oleh sebab itu belajarlah untuk menyeimbangkan logika dengan perasaan, agar kamu mampu memilih siapa yang benar-benar bisa kamu jadikan pacar.

Seseorang yang menerimamu dengan tulus hati tidak akan pernah merendahkanmu baik dengan sikap maupun perkataan. Jadi jika kamu saja sudah tidak dihormati, maka sebaiknya pikirkan kembali tentang hubunganmu. Jangan merelakan diri terhina hanya karena perasaan yang kapan saja bisa berubah. Bertahan dengan cinta yang salah sama dengan membunuh dirimu secara perlahan. Terlepas dari alasan apa yang membuatmu takut melepaskan, namun hal yang seharusnya kamu pikirkan adalah dirimu sendiri. 

Hal yang paling penting dalam hubungan adalah keseimbangan. Rasa yang seimbang membuat sepasang kekasih mampu saling menghargai satu sama lain. Hal yang paling sering terjadi adalah rasa yang hanya sepihak. Memaksakan diri hanya karena kamu mencintainya, berharap cintamu mampu meluluhkan hatinya dan hubungan kalian berakhir dengan happy ending? **Bangunlah dari tidurmu anak muda..!!!!**

Perasaan adalah hal yang paling sulit untuk dirubah, karena hati tidak akan pernah membohongi dirinya sendiri. Karena harapanmu yang berlebihan dan cintamu yang terlalu besar, pada akhirnya kamu menjadikan dirimu pengemis cinta. Memperhatikan namun tidak diperhatikan, membahagiakan namun tidak dibahagiakan, mencintai namun tidak dicintai. Dan yang lebih sakitnya lagi adalah merasa memiliki namun tidak pernah dimiliki.
Dalam segala hal kamu yang lebih dominan, baik perasaan maupun sikap. Kamu melakukan segalanya untuk menyenangkan si dia, namun tidak demikian dengan dia yang bahkan hanya membuatmu kecewa. Lalu kamu belajar membiasakan diri karena kamu tidak memiliki keberanian untuk sekedar marah, kenapa? Karena kamu takut dia akan meninggalkanmu. Padahal kamu akan tetap baik-baik saja meskipun ditinggalkan, bahkan kamu akan merasa lebih baik setelahnya karena terbebas dari beban hati yang selama ini memberatkanmu. Lalu kenapa kamu masih takut melepaskan?

Jika hatimu sudah sadar bahwa cintamu hanyalah bertepuk sebelah tangan, maka berhentilah berharap lebih. Jangan merendahkan diri dengan mengemis cinta dan perhatian seseorang yang berkeras hati denganmu. Jadikanlah dirimu terhormat dengan bersikap tegas pada cinta yang salah. Karena kamu sangat berharga untuk cinta.

Pacaran Tapi Jadi Pengemis Cinta? Mending Putus Aja Deh ! Pacaran Tapi Jadi Pengemis Cinta? Mending Putus Aja Deh ! Reviewed by slazhpardede on October 07, 2016 Rating: 5