7 Alasan Ini Membuktikan Bahwa Keperawanan Bukanlah Satu-Satunya Syarat Untuk Dipilih Menjadi seorang Istri


Masih banyak orang yang berpikir bahwa wanita yang sudah tidak perawan adalah wanita yang kotor, hina dan tidak memiliki harga diri. Tidak heran banyak wanita yang mengorbankan diri untuk tetap bertahan dengan seseorang yang sudah ia hadiahi dengan keperawanannya meskipun hubungan tersebut tidak pernah membahagiakan. Karena dihantui oleh rasa takut bahwa ia tidak akan diterima oleh pria lain ketika mengetahui bahwa ia sudah tidak perawan, ia pun memilih bertahan dengan hubungan yang salah.


Pada dasarnya kehilangan keperawanan tidaklah mengurangi kualitas dirimu. Jika memang kamu adalah pribadi yang baik, akan tetap baik meskipun sudah tidak perawan. Ladies, buang jauh-jauh pemikiran bahwa tidak akan ada yang menerimaku karena kamu sudah tidak perawan. Jangan pernah merendahkan dirimu dengan pemikiran yang demikian. Survei membuktikan bahwa kebanyakan laki-laki lebih mementingkan karakter dan kepribadian seorang wanita.

Terlepas dari masa lalu yang begitu membuatmu terpikul. Jika kamu mampu memaafkan dirimu sendiri serta menanamkan dalam hati bahwa kamu juga adalah wanita berharga yang juga berhak untuk mencintai pun dicintai. Tidak perlu khawatir, karena 7 alasan ini membuktikan bahwa keperawanan bukanlah satu-satunya alasan pria memilih wanita untuk dinikahi.

1. Jujur tentang status keperawananmu kepada mereka yang menyayangimu memang sulit, tidak apa!


Memang susah dan menakutkan saat kamu harus mengakui status keperawanan kamu pada orang-orang tersayangmu. Tenang saja, pada umumnya keluarga memiliki rasa empati besar terhadapmu. Pasangan dan teman yang benar-benar menyayangimu pasti tidak akan mementingkan itu, kok. Apabila kamu menemukan perbedaan moral, itu wajar saja. Namun, jika mereka berkomentar negatif terhadapmu, selama kamu tetap bisa berdiri teguh dan menyayangi diri, komentar mereka tidak akan berarti banyak buatmu.

2. Kamulah yang menentukan seberapa berharganya dirimu


Terlepas dari cemoohan orang lain dan ketakutan dari dirimu, sekali lagi: hanya kamu yang menentukan seberapa berharganya dirimu. Kamu rendah dan hina karena kamu sendiri yang membiarkan dirimu berpikir demikian. Kamu berharga dan layak disayangi karena kamu juga sayang dirimu sendiri. Seperti kata pepatah, approval comes from within. Kamu tidak akan goyah jika dicemooh karena kamu sudah sadar dirimu akan selalu berharga untuk kamu dan orang lain.

3. Pria berkualitas lebih mementingkan kualitas kepribadianmu daripada keperawananmu


Perawan atau tidak, sama sekali tidak penting untuk kebanyakan pria! Mereka hanya ingin kamu bisa menjadi pasangan yang memiliki karakter berkualitas untuk mendampingi hidup mereka. Apabila ada pria yang memandangmu rendah karena kamu sudah tidak perawan, untuk apa memilih bertahan dengan mereka? Masih banyak pria berkualitas di sana yang memandangmu dari karaktermu, bukan selaput daramu.

4. Hanya orang bodoh yang menilai moralitasmu hanya dari selaput darah


Keperawanan sama sekali tidak menentukan kadar moralitasmu. Ada banyak sekali hal yang menentukan status keperawananmu, dan hanya kamu sendiri yang tahu. Tidak hanya faktor hubungan saja, ada banyak wanita yang selaput daranya robek karena kecelakaan atau cedera karena aktivitas sehari-hari. Ada pula wanita yang terpaksa kehilangan keperawanannya karena kekerasan seksual. Ketika ada orang lain yang merendahkanmu karena selaput daramu, sudah sepantasnya kamu membela dirimu. Kamu bukan wanita rendah, merekalah yang bodoh karena tidak bisa melihat betapa berharganya kamu.

5. Mengakui ketidak perawananmu bukanlah hal yang memalukan


Kenapa kamu harus takut mengakui status keperawananmu pada orang lain? Bukankah itu bagus, karena artinya kamu merangkul seksualitasmu dan menyayangi tubuhmu sendiri? Kehidupan seksmu sama seperti aspek kehidupanmu lainnya yang juga semestinya kamu hargai. Sama sekali tidak ada yang memalukan dari berapa banyak pria yang telah berhubungan seks denganmu atau pun kamu yang masih belum pernah berhubungan seks dengan siapa pun.

6. Perawan ataupun tidak, kamu tetap berhak diperlakukan baik oleh siapa saja


Jika kamu bertahan dalam hubungan buruk atau abusive karena sudah menyerahkan keperawananmu pada pasangan, kamu menyiksa diri sendiri. Pasangan tidak berhak merendahkanmu karena kamu sudah tidak perawan. Orang lain juga tidak sepantasnya menjelekkanmu karenanya. Ingat, kalau kamu sudah paham betapa berharganya dirimu, kamu akan menuntut orang lain memperlakukanmu dengan pantas. Semua wanita berhak diperlakukan dengan hormat dan patut dihargai, apapun statusnya. Jangan berkecil hati lagi, beranikan diri untuk meninggalkan pasangan yang memperlakukanmu dengan buruk!

7. Kehilangan keperawanan bukan berarti kehilangan harga diri


Perawan atau tidak, kamu tetaplah dirimu yang memiliki harga diri. Menjadi seorang perawan bukan berarti kamu tidak gaul, munafik, atau sok suci. Demikian halnya apabila kamu sudah tidak perawan lagi, sama sekali tidak berarti kamu rendahan, murahan, atau hina. Kalau kamu sudah bisa menyayangi diri sendiri, kamu tidak akan peduli dengan caci maki orang lain.

Apa yang membuatmu kehilangan harga diri sebagai wanita adalah jika kamu merendahkan serta membenci dirimu sendiri karena status keperawananmu. Harga dirimu juga otomatis hilang apabila kamu merendahkan wanita lain karena status keperawanannya. Sekali lagi, menjadi perawan atau tidak, sama sekali tidak ada hubungannya dengan seberapa tinggi nilai seorang wanita.

Sumber: kelascinta.com
7 Alasan Ini Membuktikan Bahwa Keperawanan Bukanlah Satu-Satunya Syarat Untuk Dipilih Menjadi seorang Istri 7 Alasan Ini Membuktikan Bahwa Keperawanan Bukanlah Satu-Satunya Syarat Untuk Dipilih Menjadi seorang Istri Reviewed by slazhpardede on November 16, 2016 Rating: 5