Karena Menunggu Lebih Menyakitkan Daripada Mengucapkan Selamat Tinggal


Tidak mudah memang jika diperhadapkan dengan situasi 'MENUNGGU', terlebih yang ditunggu adalah sesuatu yang tidak pasti. Ingin menyerah tetapi hati masih ingin berjuang. Bertahan dalam penantian tetapi terkadang hati sudah mulai lelah.

 Baca Juga : 

Menunggumu dalam ketidakpastian membuatku terkadang lupa bahwa mungkin saja kamu tidak akan pernah kembali. Mungkin saja kamu bahkan lupa, ada hati yang sedang menunggumu disini. Waktu seakan berjalan perlahan dan menawarkan keputus asaan. Aku melupakan keinginan untuk meninggalkan dan memilih menunggu. Tapi sesekali angin berbisik bahwa meninggalkan adalah pilihan yang lebih baik. Karena menunggu lebih menyakitkan daripada mengucapkan selamat tinggal.

Keadaan rumit ini selalu memberikan dilema, menunggu ataukah meninggalkan. Namun hati masih saja berharap, mungkin saja sebentar lagi ia akan kembali. Mungkin saja ia sedang menuju pulang. Mungkin saja....... dan mungkin saja..... Hingga terkadang juga berpikir ia tak akan pernah kembali.

"Dan tentang menunggu, hati akan memberi batas waktu hingga ia lelah dan menyerah. Ketika saat itu tiba, kamu tak lagi menjadi pemilik hati yang selalu dinanti.."

Mengucapkan selamat tinggal juga tidak semudah mengucapkannya. Kenangan waktu yang telah menyimpan banyak suka maupun duka membuat mulut tak mampu berkata, aku pergi. Beranjak dari hati dan mencari hati kembali juga bukan hal yang mudah. Karena hati tidak akan semudah itu mampu mengganti pemiliknya. Tapi terkadang ada sejuta tanya dalam hati, apakah begitu mudah bagimu membuatku menunggu? Apakah begitu sulit untukmu pulang? Apakah aku harus terus menunggumu?

Karena menunggu lebih menyakitkan daripada mengucapkan selamat tinggal. Ketika harapan tak lagi memberi ruang untukku menunggu, ketika lelah menjadi rasa yang lebih menyakitkan dibanding rindu, maka ku ucapkan selamat tinggal untuk penantian terdalamku.

Karena Menunggu Lebih Menyakitkan Daripada Mengucapkan Selamat Tinggal Karena Menunggu Lebih Menyakitkan Daripada Mengucapkan Selamat Tinggal Reviewed by slazhpardede on November 15, 2016 Rating: 5