Karena Sesuatu Yang Pergi, Meskipun Kembali Ia Tak Akan Pernah Sama Lagi


Dicintai bukanlah jaminan untuk tidak ditinggalkan, karena rasa bisa kapan saja berubah. Seseorang yang begitu mencintaimu saat ini bisa jadi seseorang yang sangat membencimu esok hari. Maka jangan pernah mengangkuhkan diri hanya karena dicintai.

Gambar : I Miss You

Mencintai bukan pula jaminan untuk tidak meninggalkan, karena cinta akan selalu menawarkan luka. Mencintai tak lantas membuatmu berhak untuk dicintai, maka ketika hatimu berani jatuh cinta maka hatimu juga harus siap untuk terluka.

Akan ada saatnya dia yang kamu cintai pergi meninggalkanmu. Akan ada saatnya pula kamu yang begitu mencintainya, lebih memilih untuk melepaskan. Tak ada yang abadi, maka jangan berbangga hati dengan cinta yang kamu miliki saat ini. Karena kapan saja kamu bisa kehilangannya.

Namun terkadang pula cinta yang telah pergi juga akan kembali. Entah karena memang menyadari bahwa kamu adalah tempatnya pulang ataukah menyesali bahwa ia pernah pergi. Terkadang ia memilih untuk kembali. Lalu apakah hati yang telah ia tinggalkan akan tetap menunggu? Ataukah memilih cinta yang lain?

Bukan hal yang mudah untuk menerima kembali cinta yang telah pergi dan meninggalkan Sakit hati. Terlepas dari kata maaf yang terucap, tetap saja dia pernah menyakiti. Terlepas dari kamu memaafkan, tetap saja hati sudah terlanjur tersakiti.

Ketika dia yang datang dengan menamai dirinya cinta lalu memilih untuk pergi dengan menyisakan luka, maka biarkanlah ia pergi. Karena pada akhirnya ketidaktulusan memang akan selalu menunjukkan wujudnya. Dan ketika ia dengan mudahnya datang kembali, mengatasnamakan cinta sebagai alasan. Maka saat itulah kamu meninggalkan. Karena sesuatu yang telah pergi, meskipun kembali ia tak akan pernah sama lagi.


Karena Sesuatu Yang Pergi, Meskipun Kembali Ia Tak Akan Pernah Sama Lagi Karena Sesuatu Yang Pergi, Meskipun Kembali Ia Tak Akan Pernah Sama Lagi Reviewed by slazhpardede on November 23, 2016 Rating: 5