Teruntuk Dirimu Yang Selalu Ku Abaikan, Aku Menyesal Karena Tak Memilihmu Sebagai Bahagiaku


Terkadang kita baru menyadari sesuatu itu berharga setelah kehilangannya dan terkadang pula penyesalan tak pernah menunjukkan wujudnya diawal. Jika kecewa itu menyakitkan maka penyesalan jauh lebih menyedihkan. Ketika sebagian orang berjuang agar tak bertemu dengan rasa sesal, maka aku mengabaikan dan menyambut penyesalanku sendiri.

Gambar : Grazia
 Baca Juga : 

Mengejar sesuatu yang seakan menawarkan kebahagiaan karena ego semata membuatku menutup mata dengan kebahagiaan yang sesungguhnya. Apa yang terlihat indah oleh mata belum tentu pula indah bagi hati. Ketika keangkuhan tak memberi ruang untuk menyadarinya, maka penyesalan dengan senang hati menunggu disana.

Teruntuk dirimu yang selalu ku abaikan, aku menyesal karena tak memilihmu sebagai bahagiaku. Aku menyesal karena selalu mengalihkan pandanganku pada sesuatu yang terlihat lebih indah. Pada kenyataannya apa yang terlihat indah tidaklah sepenuhnya indah, aku menyesal.

Ketika perjuanganmu tak berarti apa-apa bagiku, ketika itu pula menyerahmu menjadi penyesalan terdalamku. Jika saja hatimu masih ingin menunggu, mungkin aku bisa memelukmu. Jika saja menyerah bukan pilihanmu, mungkin saat ini aku yang akan berjuang untukmu.

Terima kasih untuk rasa yang pernah ada, meskipun harus ku balas dengan luka.
Bahagialah bersama dia yang menghargaimu dengan cinta.
Biarkanlah aku bersama rasa sesal yang tersisa.

Bahagiamu saat ini hanya akan menambah penyesalanku. Berandai-andai menjadi hiburan ketika mengingatmu menjadi satu-satunya cara memelukmu. Aku menyesal membiarkanmu pergi dengan luka yang tak pernah ku obati. Aku menyesal tak pernah menerima sedikit pun rasa yang kau tawarkan untukku. Aku menyesal menjadikanmu korban keangkuhanku.

Jika kelak kau mengingatku, maka berilah juga hatimu untuk memaafkanku. Dan jika kelak waktu mempertemukan kita kembali, ingatlah bahwa pernah ada cinta untukku. Walau hanya sekedar ingatanmu, mungkin itulah tempat terbaik bagiku dalam dirimu.

Teruntuk Dirimu Yang Selalu Ku Abaikan, Aku Menyesal Karena Tak Memilihmu Sebagai Bahagiaku Teruntuk Dirimu Yang Selalu Ku Abaikan, Aku Menyesal Karena Tak Memilihmu Sebagai Bahagiaku Reviewed by slazhpardede on November 18, 2016 Rating: 5