Aku Adalah Kebahagiaan Yang Kau Lepaskan Demi Luka Yang Kau Genggam Saat Ini


Kita tidak pernah bisa memilih akan jatuh cinta pada siapa. Hati yang menentukan kepada siapa ia akan memberikan rasa tetapi tetap saja hati tidak berhak memaksakan rasa itu untuk berbalas. Mencintai bukanlah hal yang mudah ketika cinta itu hanyalah sepihak. Akan selalu ada luka yang mendampinginya hingga akhirnya ia memilih untuk melepaskan.


Kamu adalah hati yang terpilih untuk ku cintai, namun tetap saja hatimulah yang menentukan apakah rasa yang ku tawarkan akan kamu terima atau bahka terabaikan. Ketika aku memilihmu, aku hanya berkewajiban mencintaimu dengan ketulusan yang aku miliki. Aku tidak berhak menuntut kebahagiaan jika memang hatimu tidak mengindahkannya.

Tidak ada yang salah ketika kamu memutuskan untuk mencari sesuatu yang lebih dari sekedar rasa yang ku tawarkan. Yang salah adalah ketika aku menahanmu untuk kebahagiaan yang aku inginkan. Namun melihatmu terluka setelahnya adalah kesedihanku juga, karena aku melepasmu dengan harapan yang lebih membahagiakanmu.

Akan selalu ada yang terlihat lebih baik darimu, namun temukanlah dia yang setelah bersamamu tidak akan berniat mencari yang lebih baik lagi. Karena kamu adalah satu kebaikan yang telah dia miliki.

Aku adalah kebahagiaan yang kau lepaskan demi luka yang kau genggam saat ini. Bukan aku tidak ingin membahagiakanmu kembali, hanya saja rasa yang pernah ada sudah tidak menginginkanmu kembali. Aku memang ingin bahagia tapi bahagiaku tidak lagi tentangmu. Genggamlah lukamu saat ini, karena itulah yang dulu kamu perjuangkan hingga mengabaikan rasa yang ku miliki.

Aku Adalah Kebahagiaan Yang Kau Lepaskan Demi Luka Yang Kau Genggam Saat Ini Aku Adalah Kebahagiaan Yang Kau Lepaskan Demi Luka Yang Kau Genggam Saat Ini Reviewed by slazhpardede on December 24, 2016 Rating: 5