Jika Menikah Denganmu Bukanlah Takdirku, Izinkan Aku Untuk Sekedar Mengingatmu


Jika saja hidup memberi satu kesempatan untuk memilih, mungkin menikah denganmu adalah pilihan terbaikku. Namun terkadang kenyataan tak berjalan seiring dengan harapan. Ketika hati telah menyediakan kesungguhan, ketika diri telah menyediakan kesiapan, jika takdir berkata tidak maka semuanya akan tidak akan terjadi.

Baca Juga : 

Mencintaimu adalah kebahagiaan yang akan tetap menjadi ucapan syukurku. Meskipun takdir tak mampu menyatukan kita, maka berpisah adalah keikhlasan. Bukan karena cinta yang tak mampu berjuang, tetapi karena memaksakan kehendak bukanlah pilihan. Bukan karena hati yang tak tulus mencintai, tetapi karena ketulusan juga mampu melepaskan.

Kita pernah tertawa bahkan menangis bersama. Kita pernah membentuk kisah yang memberi banyak warna. Bahkan kita pernah memiliki mimpi yang sama. Andai saja takdir berpihak pada kita, mungkin aku akan menjadi wanita yang paling berbahagia.

Ketika hidup tak mengizinkanmu untuk berharap, maka terimalah apa yang disediakan oleh kehidupan untukmu. Karena bahagia itu bukan hanya tentang harapan menjadi kenyataan, tetapi juga tentang menikmati keadaan yang tak sesuai harapan.

Jika menikah denganmu bukanlah takdirku, izinkan aku untuk sekedar mengingatmu. Jika aku tak berhak memilikimu, izinkan aku memiliki kenangan itu. Berbahagialah dengan takdir yang telah disediakan hidup untukmu. Doakan aku yang sedang menunggu takdir kebahagiaanku. Jika kelak kita dipertemukan kembali, ingatlah aku yang pernah menjadi bahagiamu.

Jika Menikah Denganmu Bukanlah Takdirku, Izinkan Aku Untuk Sekedar Mengingatmu Jika Menikah Denganmu Bukanlah Takdirku, Izinkan Aku Untuk Sekedar Mengingatmu Reviewed by slazhpardede on December 05, 2016 Rating: 5