Karena Memaafkan Perselingkuhanmu Bukan Berarti Aku Kembali Padamu


Adalah bijak jika aku memaafkanmu atas perselingkuhan yang telah kamu lakukan tetapi adalah bodoh jika aku memilih kembali setelahnya. Ketika kepercayaan bisa dengan mudah dihancurkan, maka tak ada alasan untuk memberikan kesempatan kedua. Karena orang tidak akan berubah dengan mudahnya terlebih setelah ia juga dengan mudah dimaafkan.

Jika hatimu saja tidak bisa kamu jaga, bagaimana mungkin kamu bisa bertanggung jawab untuk diriku. Dalam hidup, ada beberapa hal yang tidak bisa dipaksakan yaitu cinta dan kepercayaan. Aku tak bisa memaksakan cintaku pada orang yang tidak bisa menghargai cinta. Dan kamu juga tidak bisa memaksakan hatiku untuk kembali mempercayaimu setelah pengkhianatanmu.

Terima kasih karena pada akhirnya kamu menjadi dirimu sendiri, menunjukkan sisi asli yang selama ini mungkin membuatmu lelah menyembunyikannya. Aku mungkin terluka, namun pada akhirnya luka ini adalah rasa syukurku karena akhirnya aku memiliki alasan untuk melepasmu. Setelah bertahan dengan mengagungkan rasa yang ku punya, saat ini aku memiliki keberanian untuk memilih bahagiaku sendiri.
Teruntuk dirimu yang telah bermain hati, terima kasih karena akhirnya aku bisa menyelamatkan hatiku dari seorang penjahat hati.
Tak perlu melelahkan hati dengan berpura-pura menyesali perbuatanmu. Jika maaf yang kamu inginkan, maka aku akan memaafkanmu. Namun aku tak memiliki alasan untuk kembali padamu. Cinta? Bahkan cinta pun menyerah dengan luka yang kamu berikan. Aku memaafkanmu bukan karena aku mencintaimu, tetapi karena aku menginginkan segalanya berakhir denganmu. Aku memaafkanmu agar tidak ada alasan bagimu untuk hadir kembali dalam hidupku. Karena memaafkan perselingkuhanmu bukan berarti aku kembali padamu.
Karena Memaafkan Perselingkuhanmu Bukan Berarti Aku Kembali Padamu Karena Memaafkan Perselingkuhanmu Bukan Berarti Aku Kembali Padamu Reviewed by slazhpardede on December 03, 2016 Rating: 5