Teruntuk Cintaku Yang Tak Berbalas, Berbahagialah Agar Merelakanmu Tidak Menjadi Sesalku


Tak ada yang mampu memahami bagaimana rasa itu bisa menjadi cinta. Menamainya dengan suka namun pada akhirnya memunafikkan diri adalah hal yang tidak mudah. Mencoba melupakan namun tetap saja hati memaksa untuk mengingatnya, mencoba mengabaikan namun harapan selalu menawarkan bahagianya. Meskipun menyadari rasa ini hanyalah berpihak padaku, tetap saja melihatmu adalah kebahagiaanku.


Aku tak bisa memanjakanmu dengan belaian lembutku, karena kamu tak memberiku ruang untuk melakukan itu. Aku tak bisa menyenangkanmu dengan kasih sayangku, karena aku bukanlah pilihanmu. Mencintaimu dengan mudahnya membuatku lupa akan sulitnya mengendalikan rasa ingin memiliki. Namun pada akhirnya, sikapmu menyadarkanku bahwa aku tidak akan penah menjadi pilihanmu.

Seberapa kuat pun aku memberi isyarat, tetap saja kamu menutup mata. Mencari kenyamanan yang sebenarnya ada didepan mata. Namun tetap saja aku bukanlah pilihan. Bukan tentang bahagia yang tak kunjung kamu dapatkan, tetapi tentang hatimu yang merumitkan segalanya.

Jika mencintai adalah kebahagiaan maka memiliki adalah keajaiban. Jika bahagia saja sudah ku miliki, maka keajaiban itu adalah melihatmu memiliki kebahagiaanmu sendiri.

Teruntuk cintaku yang tak berbalas, berbahagialah agar merelakanmu tidak menjadi sesalku. Tersenyumlah agar tangisku tak menjadi dukaku. Jangan menyerah untuk sebuah kebahagiaan yang sedang kau cari. Bersabarlah dengan kehidupan yang terkadang menyulitkan langkahmu. Aku disini selalu mendoakan segala kebaikan untuk hidupmu.

Teruntuk Cintaku Yang Tak Berbalas, Berbahagialah Agar Merelakanmu Tidak Menjadi Sesalku Teruntuk Cintaku Yang Tak Berbalas, Berbahagialah Agar Merelakanmu Tidak Menjadi Sesalku Reviewed by slazhpardede on December 18, 2016 Rating: 5