Bukan PHP, Mungkin Kamu Aja Yang Gampang Baper




Baper atau Bawa Perasaan memang bisa diartikan secara beragam, bisa baper karena sesuatu yang membahagiakan atau baper karena hal yang menyedihkan. Banyak orang baper karena kesalah pahaman, persepsi yang ia ciptakan sendiri, dan gagal paham tentang sesuatu yang dianggap ‘Iya’ tapi ternyata ‘Tidak’.

Misalnya seperti saat kamu berada di posisi single dan kebetulan ada lawan jenis yang mendekati kamu. Bukan cuma good looking tapi juga punya sikap yang baik banget, sopan, menyenangkan dan sangat pengertian. Seolah – olah tidak ada cela di dirinya. Disaat yang sama kamu sedang membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari seseorang,  karena sikap sempurna yang dia tunjukkan kemudian kamu menyimpulkan dan merasa bahwa dia punya feeling ke kamu.

Apalagi kamu mulai diajak hangout bareng dan dikenalkan ke teman – temannya, selalu diberi kabar tentang apa yang dia lakukan selama seharian, curhat, dan segala kegiatan lain yang dia kerjakan. Pasti ini menjadikan kamu semakin percaya kalau dia juga punya feeling ke kamu. Dimatamu apapun yang dia lakukan adalah baik dan membuatmu bahagia, bahkan keburukan pun akan kamu anggap suatu yang biasa saja dan kamu memakluminya. Karena kamu sudah kepalang suka sama si dia, kamu mulai bergantung melakukan apapun dengannya.

Lambat laun kamu merasa bosan dan mempertanyakan status hubungan kalian yang tidak pernah berubah, dari hanya sekedar teman jadi pacaran. Akhirnya kamu tahu kalau ternyata dia baik dan melakukan semua itu bukan cuma ke kamu, tapi kebeberapa orang lain juga. Pasti kamu merasa sedih, seperti terkhianati atau malah seperti diselingkuhi. Dari kejadian itu kamu mulai mengecap bahwa dia adalah orang yang suka PHP alias Pemberi Harapan Palsu. Tapi memangnya benar dia PHP?


Coba kamu pikir lagi, seseorang yang punya sikap baik, sopan, menyenangkan dan sangat pengertian adalah hal yang wajar dilakukan, karena kita seharusnya memang harus berlaku baik dan menyayangi semua makhluk didunia ini. Kemudian tentang hangout dan dikenalkan ke teman – teman itu juga biasa, karena untuk memperbanyak teman dan relasi salah satunya dengan cara seperti itu. Lalu, apa yang salah?

Yang salah adalah kamu yang terlalu berlebihan menganggap sesuatu, terlalu berharap lebih dan mengekspektasikan semuanya berjalan seperti yang kamu inginkan. Kalau kamu bisa menyikapinya dengan wajar pasti kamu tidak akan merasa diPHP-in, kamu tidak akan menjadi sedih dan berujung pada kegalauan.
Bukan PHP, Mungkin Kamu Aja Yang Gampang Baper Bukan PHP, Mungkin Kamu Aja Yang Gampang Baper Reviewed by ngshtrns on January 19, 2017 Rating: 5