Love at First Sight, Mungkin Engga Sih?



The first day I met Bryce Loski, I flipped. It was those eyes, something in those dazzling eyes. – Juli Baker to Bryce Loski, Flipped, 2010

It sounds cliché, tapi toh senyum-senyum juga menonton filmnya. Seringkali kita dimanjakan dengan adegan semacam ini di film romantic comedy atau novel chicklit yang dibaca. Adegan-adegan manis ini yang membuat kita, para perempuan, ‘kecanduan’ film, serial drama atau novel-novel romantis. It feels so dreamy, right? Tapi, benarkah bisa terjadi?

Bila dipikir secara logis, sepertinya tidak mungkin jatuh cinta dengan orang asing yang baru kita lihat. Eits, jangan terlalu cepat menarik kesimpulan karena ternyata kejadian semacam ini bisa dijelaskan berdasarkan ilmu psikologi loh. Bagaimana bisa?

Bertemu dengan orang asing yang memiliki kemiripan fisik atau gestur dengan teman, keluarga, atau bahkan mantan pacar yang pernah membuat kita merasa nyaman dan terikat secara emosional meningkatkan kemungkinan kita untuk merasa tertarik dengannya. Hal ini terjadi karena pikiran bawah sadar mengasosiasikan ingatan dan pengalaman kita bersama orang tersebut. Sehingga ketika melihat si orang asing, kita dengan seketika merasa menemukan kenyamanan yang sama. Cara berjalan, tatapan mata, atau senyumnya, tanpa disadari mengingatkan sosok yang membuat kita merasa nyaman.

Lantas, love at first sight hanya cinta semu semata dong? Cinta yang dibayang-bayangi masa lalu. Hmm, tidak sepenuhnya salah juga karena ketertarikan kita berawal dari kemiripan si orang asing dengan seseorang di masa lalu. Meski begitu, bukan berarti setelah berbicara dan mengenalnya lebih jauh, kita tidak jatuh cinta dengannya kan? Karena modal utama untuk jatuh cinta dengan seseorang adalah ketertarikan. Dengan adanya rasa tertarik, kita menjadi ingin mengenal ‘dunianya’ dengan lebih dekat lalu bukannya tidak mungkin jatuh cinta saat menyelami dunianya tersebut.

So, mungkin saja kan cinta berawal dari first sight?


Love at First Sight, Mungkin Engga Sih? Love at First Sight, Mungkin Engga Sih? Reviewed by Arrundina Puspita Dewi on January 17, 2017 Rating: 5